Jasa Pembasmi Kecoa di Cikarang Selatan Bekasi

Jasa Pembasmi Kecoa di Bekasi Selatan Bekasi

HP: 085771752970 Jasa Pembasmi Kecoa di Cikarang Selatan Bekasi   Melayani Juga Jasa Fogging Nyamuk, Jasa Pembasmi Tikus, Jasa Pembasmi Kecoa, Jasa Pembasmi Kutu Busuk atau Kutu Kasur, Jasa Pembasmi Tawon, Jasa Pembasmi Lalat, Jasa Pengendalian Hama Lainnya di Beberapa Kota di Indonesia Seperti, Semarang, Solo, Jogja, Cirebon, Bandung, Bekasi, Batam dll.

Jasa Pembasmi Kecoa di Cikarang Selatan Bekasi
Jasa Pembasmi Kecoa di Cikarang Selatan Bekasi

PENGENDALIAN HAMA NYAMUK

untuk mengendalikan populasi nyamuk selain dengan 3M lakukan fogging atau pengasapan secara rutin oleh tenaga ahli yang profesional di bidang pengendalian hama atau perusahaan pest control, di musim pancaroba populasi nyamuk DBD meningkat.

Meskipun memang mampu membunuh nyamuk dengan efektif, banyak orang yang khawatir akan efek samping dari racun yang ada di asap fogging ini. Sebenarnya, apakah memang asap ini bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan kita?

WHO menyebut kandungan gas dalam asap fogging nyamuk sudah diramu sedemikian rupa agar tidak membahayakan manusia ataupun hewan. Kandungan insektisida dalam gas ini juga sangat minim sehingga hanya akan mampu membunuh serangga berukuran kecil seperti nyamuk. Hanya saja, jika dihirup dengan berlebihan, kandungan gas asap fogging manusia juga bisa memberikan dampak buruk bagi manusia.

Mengingat gas ini memang termasuk dalam sejenis racun, menghirupnya berlebihan bisa memicu gejala seperti batuk-batuk, mual dan muntah, berkeringat, mata teriritasi, gatal pada kulit, nafas yang terengah-engah, sakit perut, atau kehilangan kesadaran. Ibu hamil juga sangat disarankan untuk menghindar jika ada program pengasapan nyamuk di lingkungannya meskipun hingga saat ini belum ada bukti bahwa kandungan gas asap fogging nyamuk bisa membahayakan janin di dalam kandungan.

PENGENDALIAN HAMA RAYAP

Kelompok hewan ini pertumbuhannya melalui tiga tahap yaitu telur, nimfa dan tahap dewasa. Setelah menetas dari telur nimfa akan menjadi dewasa dengan melalui beberapa instar, yaitu bentuk diantara dua masa perubahan. Bentuk ini sangat gradual, sehingga baik dari bentuk badan pada umumnya, cara hidup maupun makanan pokok antara nimfa dan dewasa adalah serupa. Pada nimfa yang bertunas sayapnya akan tumbuh lengkap pada instar terakhir, saat binatang itu mencapai kedewasaan.

Telur yang menetas yang menjadi nimfa akan mengalami 5-8 instar. Jumlah telur rayap bervariasi, tergantung kepada jenis dan umur. Saat pertama bertelur betina mengeluarkan 4-15 butir telur. Telur rayap berbentuk silindris, dengan bagian ujung yang membulat yang berwarna putih. Panjang telur bervariasi antara 1-1,5 mm. Telur C. curvignathus akan menetas setelah berumur 8-11 hari.

Dalam perkembangan hidupnya berada dalam lingkugan yang sebagian besar diatur dalam koloni dan terisolir dari pengaruh nimfa sesuai dengan kebutuhan koloni. Nimfa-nimfa yang sedang tumbuh dapat diatur menjadi anggota kasta, yang diperlakukan bahwa nasib rayap dewasa an siap terbang dapat diatur. Kasta pekerja jumlahnya jauh lebih besar dari seluruh kasta yang terdapat dalam koloni rayap. Nimfa yang menetas dari telur pertama dari seluruh koloni yang baru akan berkembang menjadi kasta pekerja. Waktu keseluruhan yang dibutuhkan dari keadaan telur sampai dapat bekerja secara efektif sebagai kasta pekerja pada umumnya adalah 6-7 bulan. Umur kasta pekerja dapat mencapai 19-24 bulan.

Metode Penanganan Anti Rayap bisa di aplikasikan Pra Konstruksi atau Pasca Konstruksi

PENGENDALIAN HAMA TIKUS

Beberapa spesies tikus merupakan hewan yang sangat sosial, namun ada pula yang soliter. Betina biasanya beranak beberapa kali setiap tahunnya. Di daerah yang hangat, perkawinan mungkin terjadi sepanjang tahun. Meskipun rata-rata usia hidup dari kebanyakan genera pada umumnya kurang dari dua tahun, tikus memiliki potensi reproduksi tinggi dan populasinya cenderung meningkat dengan cepat dan kemudian menurun secara drastis ketika sumber makanan telah habis. Ini sering terlihat dalam siklus tiga sampai empat tahun.

Jenis Mencit (Mus sp.) Tikus rumah (Rattus rattus) Tikus got (Rattus norvegicus) Tikus sawah (Rattus argentiventer) Tikus Wirok (Bandicota sp.) Celurut (shrew), yang sering disebut sebagai “tikus”, sesungguhnya bukanlah termasuk golongan hewan pengerat, melainkan hewan pemangsa serangga (insektivora).

Teknis Pengendalian Tikus Bermacam – macam diantaranya dengan sistem baiting, traping, glue trap dll.

PENGENDALIAN HAMA KECOA

Bahaya kecoa untuk kesehatan Tidak hanya membuat Anda malu secara sosial jika kecoa bertebaran di rumah Anda, tapi kecoa juga dapat memberikan kontribusi untuk memperburuk kesehatan keluarga Anda. Serangga ini sendiri tidak menyebabkan penyakit, tapi mereka adalah vektor alias pembawa jutaan bakteri dan agen infeksi yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, dari diare hingga keracunan makanan. Berikut adalah bahaya kecoa untuk manusia:

1. Kontaminasi makanan Kecoa dapat hidup dengan memakan apapun. Terlepas dari makanan yang kita makan, mereka juga memakan tanaman mati, hewan, materi feses, lem, sabun, kertas, kulit, dan bahkan helai rambut yang jatuh. Sementara mereka merangkak di malam hari, mereka mencemari makanan terbuka dengan membuang kotoran di atasnya, meninggalkan rambut, kulit mati, dan juga kulit telur yang kosong di dalamnya.

2. Perkembangbiakan bakteri penyebab penyakit Bahaya kecoa lainnya adalah dari air liur mereka. Ketika kecoa makan, mereka memuntahkan air liur dan cairan pencernaan dari mulut mereka sendiri untuk menyuntik makanan Anda dengan kuman atau bakteri yang berada di usus mereka. Sebuah studi menemukan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa dapat berkembang biak secara ekstensif dalam usus kecoa. Hal ini dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti infeksi saluran kemih, masalah pencernaan, dan sepsis (keracunan darah).

3. Gigitan kecoa Beberapa spesies kecoa telah ditemukan dapat menggigit manusia. Bahaya kecoa yang ini memang jarang terjadi, tetapi jika rumah Anda sangat penuh dengan serangga ini, maka Anda harus berhati-hati karena mereka dapat menggigit kuku, jari kaki, dan bagian lunak dari kulit yang dapat menyebabkan luka.

4. Penyerangan bagian tubuh Kecoa tidak hanya dapat menyerang rumah Anda, tetapi juga bagian tubuh Anda. Ada beberapa kasus bahwa kecoa memasuki telinga dan hidung ketika Anda tidur. Kecoa kecil dapat dengan mudah masuk ke lubang tubuh ketika Anda berada dalam tidur yang nyenyak.

5. Keracunan makanan Dalam wabah epidemi dari keracunan makanan, ditemukan bahwa penurunan kasus tersebut baru terjadi setelah kecoa tersingkirkan. Serangga ini juga merupakan rumah bagi bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan tifus dan keracunan makanan.

6. Alergi Kecoa bisa menyebabkan alergi. Sekresi air liur dan bagian tubuh mereka yang berisi ratusan alergen dapat memicu reaksi yang tidak diinginkan. Anda mungkin akan menderita ruam kulit, bersin, mata, dan berair.

7. Asma Kecoa bisa menjadi musuh terburuk dari pengidap asma. Insiden serangan asma dapat meningkat jika rumah Anda penuh dengan kecoa. Alergen kecoa dapat menyebabkan komplikasi parah, dan bahkan dapat mengancam jiwa. Dan, orang-orang yang tidak menderita asma dapat terkena asma akibat menghirup alergen kecoa.

PENGENDALIAN KUTU BUSUK ATAU KUTU KASUR

Bed Bugs/Kutu Kasur adalah serangga kecil nokturnal dari famili Cimicidae yang menghisap darah. Mereka menghisap darah manusia tetapi juga diketahui mereka menghisap darah kelelawar atau hewan berdarah panas termasuk kelinci, tikus, marmut, burung, kelelawar dan hewan peliharaan. Bed Bugs (Kutu Busuk) termasuk dalam Ordo : Hemiptera, Famili : Cimicidae. Bed bugs ( kutu busuk ) memiliki tubuh datar dan hampir sama bentuknya dengan kecoa kecil. Kutu busuk ini berwarna coklat kemerahan setelah makan darah manusia. Mempunyai ukuran sekitar 3/16-inch panjang. Dewasa tumbuh 4-5 mm panjang dan lebar 1,5-3 mm

Kutu busuk memakan darah dan memiliki mulut yang secara khusus disesuaikan untuk menusuk kulit manusia. Mereka menyuntikkan air liur selama makan, yang memiliki sifat antikoagulan. Kutu busuk ini kebanyakan ditemukan di dalam kasur dan memakan berbagai manusia terjadi pada malam hari.

Mereka dapat bertahan untuk waktu yang lama tanpa makan dan akan memakan yang berdarah panas antara lain : hewan pengerat, kelinci, kelelawar, burung dan manusia.

Tempat tidur tempat penampungan kutu kasur di berbagai lokasi gelap, sebagian besar dekat dengan tempat orang tidur, celah dan retakan seperti jahitan kasur, lembaran, papan lantai, di belakang lukisan, di karpet, di belakang pinggir, dalam bingkai tempat tidur dan furnitur lainnya, dan di belakang wallpaper longgar. Kutu busuk sering ditemukan di hotel-hotel dan mungkin bergerak dari kamar ke kamar pada bagasi orang. Bercak darah di kasur dan perabotan di dekatnya sering merupakan tanda adanya kutu kasur

Klasifikasi Kutu Busuk Kingdom: Animalia Filum: Arthropoda Classis: Insecta Ordo: Hemiptera Family: Cimicidae Genus :Cimex Spesies: Cimex lectularius Sumber: Maskoeri Jasin Karakteristik Kutu Busuk

Bedbug (Kutu Busuk) dewasa memiliki tubuh oval, berwarna coklat sampai merah kecoklatan, tak bersayap dan memiliki tubuh pipih. Bedbug (kutu Busuk) betina biasanya memiliki ukuran tubuh lebih panjang dan lebih lebar dari pada jantan. Ketika belum menghisap darah ukuran panjang tubuh bedbug adalah 5 mm sampai 9 mm dan memiliki permukaan atas tubuh berkerut. Dan bila sudah menghisap darah tubuhnya memanjang dan membengkak, warnanya menjadi kusam.

Hubungi Marketing kami untuk Layanan Jasa Pengendalian Hama yang profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *